LAYU YANG KEMBALI MEKAR
Aku sempat menjauh, jauh sekali... tapi, Allah panggil aku kembali. Allah ingin aku mendekat, lalu mendekap. Allah ingin aku mengingat-Nya lagi tanpa mengambil napasku terlalu dini. Lama aku merasa, kendaliku atas diri sendiri telah hilang entah ke mana. Namun, satu hal yang kuyakini... itu pasti terjadi karena aku selalu mencoba berlari bahkan tanpa kusadari. Bukan menuju garis finish, melainkan melewati-Nya yang senantiasa ada untuk jiwa nan rapuh ini. Ya Allah... aku tak sebaik itu, Engkau pun sudah tau. Tapi, kenapa justru sebaliknya? Engkau selalu baik kepadaku. Aku malu, sangat malu kepada-Mu. Ya Allah... Izinkan aku memperbaiki yang retak, sebelum semuanya benar-benar rusak. Jangan hukum aku dalam kesenangan yang membutakan, yakni Istidraj. Dan, jika jumlah napasku telah sempurna di dunia... tolong berikan aku akhir yang indah, ialah Husnul Khotimah. Tegal, 22 Oktober 2025




